AMINUDIN Jenguk Rizal, SEMANGAT Tak Boleh Padam


Harapan Kembali ke Lapangan Tetap Menyala

BLORA, GALAKSI–TV.COM : Suasana di rumah Rizal Dhimas Agesta, pemain Persikaba Blora, terasa lebih sunyi dari biasanya. Tidak ada sorak tribun, tidak ada teriakan pelatih, tidak ada riuh rekan satu tim. Yang ada hanya napas yang dijaga pelan-pelan, dan tangan yang sesekali menekan dada, menahan rasa sakit yang masih belum hilang.

Rizal menjadi sorotan setelah insiden pelanggaran keras dalam laga Persikaba Blora melawan PSIR Rembang pada lanjutan Liga 4 Zona Jawa Tengah di Stadion Krida. Tendangan keras yang mengenainya bukan hanya membuatnya terjatuh saat pertandingan, tetapi juga membuat pemulihan menjadi panjang dan penuh kehati-hatian.

Rizal Dhimas Kiper Persikaba

Di masa yang sulit itu, Rizal mendapat kunjungan dari Anggota DPRD Jawa Tengah, Abdullah Aminudin. Aminudin datang langsung ke Tambahrejo, bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai bentuk perhatian kepada pemain muda yang sedang berjuang melewati rasa sakit.

Aminudin duduk di sisi tempat tidur, berbincang singkat dengan Rizal. Tidak ada pidato panjang, namun nada bicaranya tegas: keselamatan pemain harus dihormati.

Ia menyayangkan masih adanya pelanggaran keras yang membuat pemain cidera, dan berharap kompetisi dijaga dengan aturan yang benar-benar ditegakkan.

Dukungan Mental

Bagi Rizal, kunjungan itu sederhana, tetapi berdampak besar. Saat fisik melemah, yang sering dibutuhkan atlet bukan hanya obat dan perawatan medis, tetapi juga dorongan mental pengingat bahwa perjuangannya dihargai.

Rizal mengaku sampai saat ini masih merasakan sakit di bagian dada. Tim dokter belum mengizinkan dirinya kembali bermain.

Ia hanya bisa menunggu, mengikuti arahan medis, dan menahan rindu pada lapangan hijau.

Namun di balik keterbatasan itu, Rizal masih menyimpan harapan. Persikaba dijadwalkan menghadapi Persibas Banyumas pada babak 16 besar, Minggu besok, di Stadion Kridaloka.

Rizal ingin ikut berjuang, meski bukan dari dalam lapangan. Ia berharap pemulihannya segera membaik, agar bisa kembali mengenakan seragam Persikaba pada pertandingan kedua di Banyumas.

Karena bagi seorang pemain, cedera bukan akhir, melainkan jeda, sebelum kembali berdiri dan berlari lagi untuk lambang di dada. (Roy/@bangsar26)

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *