
BLORA,GALAKSI.TV-COM— Polres Blora memberi sinyal tegas: swasembada pangan berkelanjutan adalah urusan bersama. Jumat (30/1/2026), Kapolres Blora AKBP, Wawan Andi Susanto, SH, SIK, MH memberikan penghargaan kepada Kepala DP4, Bulog, dan penyuluh pertanian sebagai bentuk pengakuan atas sinergi yang menjaga rantai pangan Blora dari lahan hingga gudang.
Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto di Auditorium Iwan Ibrahim, Markas Polres Blora, disaksikan Kompol Slamet Riyanto serta jajaran pejabat utama. Tiga tokoh yang menerima penghargaan yakni Ngaliman, SP.MA (Kepala DP4 Kabupaten Blora), Agus Sukowihono (Kepala Gudang Bulog Kabupaten Blora), dan Kokok Ery Nugroho (Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Randublatung).

Bagi Polres Blora, penghargaan ini tidak sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan bahwa ketahanan pangan tidak akan kuat jika hulu dan hilir berjalan sendiri-sendiri. Rantai pangan harus dijaga utuh: produksi di lahan dipastikan bergerak, pendampingan teknis di lapangan tidak boleh putus, dan sistem logistik harus siap menjaga ketersediaan agar pasokan tetap aman bagi masyarakat.
Kapolres menekankan komitmen kepolisian untuk mengawal program swasembada pangan berkelanjutan, sekaligus menggarisbawahi pentingnya peran para pemangku kepentingan yang bekerja langsung di garis depan. “Polri berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan berkelanjutan”. tandas AKBP Wawan
Ditambahkan Pamen menengah Polri kelahiran Pati ini, hal ini tidak akan tercapai tanpa bantuan dan dedikasi dari rekan-rekan di DP4, Bulog, hingga para penyuluh di lapangan. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas kerja kolektif yang sering kali tidak terlihat, tetapi menentukan.
“Penghargaan ini adalah bentuk terima kasih kami atas dedikasi mereka yang tanpa lelah bersinergi dengan Polri dalam memastikan kedaulatan pangan di Kabupaten Blora tetap terjaga,” lanjutnya.
Meningkat Signifikan

Dari sisi teknis daerah, Kepala DP4 Blora Ngaliman SP, MA menegaskan bahwa tahun 2026 tidak boleh berjalan datar. Target produksi harus naik, khususnya pada komoditas strategis yang menopang stabilitas pangan.
“Tahun 2026 ini produksi jagung harus bisa meningkat signifikan. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk mencapai target tersebut,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian terhadap sektor pertanian. “Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Blora atas penghargaan dan dukungan penuh terhadap sektor pertanian di Blora,” kata Ngaliman
Polres Blora berharap penghargaan ini menjadi pemantik disiplin kerja bersama untuk menghadapi tantangan pertanian dan pangan ke depan, mulai dari dinamika cuaca, distribusi, hingga kebutuhan penguatan produksi.
Pesan tegas Kapolres Blora “ Ketika sinergi hulu–hilir diperteguh, ketahanan pangan tidak lagi bergantung pada situasi, tetapi berdiri sebagai sistem yang bisa diandalkan masyarakat, ‘’ tandas AKBP Wawan Andi Susanto (@bangsar26)

