KOLABORASI PPDBI Jateng–GALAKSI TV: Menguatkan LITERASI JAWA dari BLORA


BLORA, GALAKSI —TV.COM : Literasi Jawa tidak sedang ditinggalkan; ia hanya butuh momentum untuk disuarakan kembali. Momentum itu hadir melalui Sarasehan Basa, Sastra lan Budaya Jawa yang digelar PPDBI (Perkumpulan Pendidik Bahasa Daerah Indonesia) Wilayah Jateng berkolaborasi dengan Galaksi TV Channel di Studio Galaksi TV, Blora, pada 28 Februari 2026.

Sarasehan Basa, Sastra lan Budaya Jawa bertema “Nggugah Gregeting Literasi Jawa ” ini akan menampilkan Ketua Umum PPDBI Jateng, Trimo, S.Pd., M.Pd sebagai narasumber utama.

Trimo SPd

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PPDBI Jawa Tengah dengan Galaksi TV Channel sebagai mitra penyiaran dan penguatan jangkauan edukasi publik, sekaligus mempertemukan jejaring pendidik bahasa daerah, pelaku kebudayaan, dan kanal media lokal dalam satu forum diskusi yang terukur.

Dukungan terhadap agenda pelestarian tersebut juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi B, Abdullah Aminuddin, yang disebut sebagai pihak yang turut mendukung pelaksanaan sarasehan sekaligus penggagas berdirinya Galaksi TV Channel.

Dalam kapasitas kelembagaan, Komisi B bermitra dengan perangkat daerah terkait, termasuk sektor pariwisata, yang salah satu mandatnya adalah pengembangan seni-budaya Jawa.

H. Abdullah Aminudin

Menurut Roy Kurniadi, koordinator pelaksana sarasehan mengatakan, dukungan ini diposisikan tidak sebatas seremoni, melainkan bagian dari strategi pelestarian yang memiliki dimensi kebangsaan: bahasa, sastra, dan budaya daerah dipandang sebagai instrumen pembentuk identitas serta rasa cinta tanah air di tengah keragaman Indonesia, termasuk penguatan ekosistem budaya Jawa di Jawa Tengah.

“Secara substantif, tema “Nggugah Gregeting Literasi Jawa” diarahkan untuk menghidupkan kembali motivasi literasi Jawa tidak hanya pada aspek kemampuan berbahasa, tetapi juga pada pemahaman karya sastra, nilai budaya, serta ruang aktualisasi generasi muda melalui kanal edukasi dan media’’, tandas Roy.

Menurutnya, Blora dipilih sebagai lokasi pelaksanaan dengan pertimbangan penguatan simpul budaya daerah berbasis komunitas dan media lokal.

Sarasehan ini diharapkan menghasilkan dampak lanjutan yang konkret: terbentuknya jejaring pendidik dan pegiat literasi Jawa yang lebih solid, peningkatan ruang publik untuk edukasi kebahasaan, serta penguatan peran media daerah sebagai “amplifier” pelestarian budaya yang relevan dengan konteks zaman. (@bangsar/01)

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *