
TUNJUNGAN, GALAKSI-TV.COM: Di Wilayah Barat Blora, sebuah tekad besar membangun asa pelayanan kesehatan sedang ditata dengan sabar dan terukur. Dia adalah Klinik Utama Citra Mulia, yang tak hanya tumbuh dan berkembang pada usia muda, tetapi sedang menapaki fase penting transformasi dari klinik utamamenuju rumah sakit yang lebih komprehensif.
Sebuah langkah maju yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat: pelayanan kesehatan yang lengkap, terjangkau, profesional, dan tetap hangat secara manusiawi.

Didirikan pada 21 November 2018 di bawah naungan PT Hikmah Harum Bersama, klinik ini berdiri di atas lahan 3.554 meter persegi dengan bangunan seluas 1.044 meter persegi di JL. Gatot Subroto KM 4 Maguan, Tunjungan. Sejak awal, fondasi yang dibangun bukan semata fisik, melainkan nilai.
“Kami percaya pelayanan kesehatan bukan sekadar pengobatan, tetapi tentang kenyamanan, kepercayaan, dan hubungan hangat antara pasien dan tenaga medis.” papar dr Heri Agung Yulianto,SpB Direktur Utama Klinik Citra Mulia..
Bertumbuh dengan Kepercayaan

Dalam tujuh tahun, perjalanan Klinik Utama Citra Mulia mencerminkan transformasi yang nyata. Dari hanya dua dokter spesialis saat awal berdiri, kini berkembang menjadi delapan spesialis: penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, saraf, rehabilitasi medis, anestesi, hingga THT. Kapasitas rawat inap meningkat signifikan dari lima menjadi 29 tempat tidur.
Menurut dr. Agung, capaian ini sebagai buah dari kepercayaan masyarakat. “Selama tujuh tahun kami mengabdi, kami ingin terus diberi keberkahan agar bisa memberikan pelayanan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.” jelasnya.
Baginya, pertumbuhan bukan sekadar angka statistik, tetapi indikator kebutuhan yang harus dijawab dengan kesiapan layanan yang lebih luas. “Kini pelayanan sudah jauh lebih lengkap. Tetapi kami tidak ingin berhenti di sini ” tambah dr.Agung.
Transformasi ke Rumah Sakit

Perkembangan layanan dan meningkatnya kebutuhan pasien mendorong manajemen menargetkan peningkatan status menjadi Rumah Sakit Citra Mulia. Langkah ini bukan ambisi semata, melainkan respons terhadap realitas bahwa ruang gerak sebagai klinik utama masih terbatas.
Rencana pengembangan telah disusun: pengadaan CT-Scan, MRI, ICU, hingga ruang operasi yang lebih luas. Koordinasi dengan BPJS Kesehatan terus dilakukan agar akses pembiayaan tetap terjamin bagi masyarakat.
“Kami ingin naik kelas agar pelayanan semakin maksimal. Harapannya, masyarakat Blora tidak perlu lagi pergi jauh untuk mendapatkan layanan medis yang lengkap,” terang Dhinar Retno Panitis, S.Kep, Ns, MARS Pelaksana Tugas Pimpinan Klinik Citra Mulia. Transformasi ini dimaknai sebagai perluasan manfaat, bukan sekadar perubahan papan nama.
Profesionalisme Tanpa Sekat

Sebagai mitra BPJS, Klinik Utama Citra Mulia menegaskan komitmen pelayanan tanpa diskriminasi. Semua pasien diperlakukan setara, baik peserta BPJS maupun umum.
“Kami tegaskan, semua pasien harus diperlakukan sama. Profesionalisme, kepedulian, dan etika pelayanan adalah prioritas,” jelas dr. Agung.
Pelatihan rutin diberikan untuk memastikan tenaga medis tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga memiliki empati dan soft skill yang kuat. Motto “Kami Peduli Anda” bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang ditanamkan dalam setiap tindakan.
Visi Jangka Panjang

Dalam mendukung efisiensi, klinik ini telah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk mempercepat registrasi, pengelolaan data, serta pemantauan layanan secara real-time. Digitalisasi menjadi fondasi penting menuju tata kelola rumah sakit modern.Visinya tegas: “Menjadi Klinik Utama yang unggul dan terpercaya.”
Misinya terukur: meningkatkan kompetensi SDM yang terampil dan santun, memperbaiki fasilitas agar lebih fungsional, memperkuat customer experience berbasis service excellence, serta membangun manajemen berbasis teknologi informasi.
Transformasi dari klinik menuju rumah sakit bukanlah perjalanan singkat. Ia membutuhkan kesiapan sumber daya, infrastruktur, regulasi, dan yang terpenting, kepercayaan publik. Namun dari Tunjungan, optimisme itu terus dijaga.
Klinik Utama Citra Mulia telah membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Dari lima tempat tidur menjadi 29. Dari dua spesialis menjadi delapan. Dari sistem manual menuju manajemen digital. Semua bergerak dalam satu arah: pelayanan yang lebih maksimal bagi masyarakat.
Di barat Blora, sebuah institusi kesehatan sedang menulis babak baru. Bukan hanya tentang peningkatan status menjadi rumah sakit, tetapi tentang memperluas jangkauan kepedulian.
Karena pada akhirnya, transformasi ini bukan tentang gedung yang lebih besar, melainkan tentang harapan yang ingin dijaga, dan masyarakat yang ingin dilayani dengan sepenuh hati. (@bangsar26)

