
BLORA, GALAKSI-TV.COM : Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat menyiapkan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari agenda besar pembangunan sumber daya manusia.
Bupati Arief Rohman bersama Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora Sri Setyorini dijadwalkan memimpin langsung sosialisasi kebijakan nasional terkait program tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Blora dalam menyatukan langkah lintas sektor guna memastikan pelaksanaan program makan bergizi gratis berjalan efektif, transparan, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar dan kelompok rentan.
Sosialisasi tersebut akan membahas tiga regulasi utama yang menjadi landasan pelaksanaan program MBG secara nasional, yakni Perpres Nomor 115 Tahun 2025, Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025, serta Kepmenko Nomor 78 Tahun 2025.
Konsolidasi Besar
Program MBG merupakan salah satu agenda strategis pemerintah pusat untuk memperkuat kualitas generasi masa depan melalui pemenuhan gizi yang memadai. Implementasi program ini menuntut koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga lembaga kesehatan dan masyarakat.
Karena itu, sosialisasi yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora akan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan. Di antaranya Wakil Bupati Blora, Ketua DPRD Blora, unsur TNI-Polri, sekretaris daerah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari berbagai kecamatan.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjalankan kebijakan nasional ini di tingkat daerah.
Peran Strategis Daerah
Sebagai kepala daerah, Arief Rohman menilai keberhasilan program MBG sangat ditentukan oleh kesiapan pemerintah daerah dalam mengoordinasikan seluruh perangkat pelaksana.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap pihak memahami peran dan tanggung jawabnya dalam tata kelola program MBG, mulai dari penyediaan layanan gizi, pengawasan distribusi makanan, hingga penguatan sistem pelaporan dan evaluasi.
Pendekatan ini juga penting untuk menjamin bahwa program makan bergizi gratis tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peran Satgas MBG Kabupaten
Dalam pelaksanaan di daerah, Satgas MBG Kabupaten memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan berbagai kegiatan teknis di lapangan.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora Sri Setyorini menegaskan bahwa program ini membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, hingga lembaga masyarakat.
Melalui struktur tim koordinasi yang telah diatur dalam regulasi nasional, diharapkan setiap kegiatan MBG dapat berjalan terarah dan akuntabel.
Satgas juga akan memastikan bahwa layanan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan.
Penguatan Peran
Salah satu fokus penting dalam sosialisasi ini adalah penguatan peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat daerah.
Seluruh yayasan yang menaungi SPPG serta para kepala satuan layanan tersebut di Kabupaten Blora diundang untuk mengikuti kegiatan sosialisasi. Mereka diharapkan menjadi ujung tombak pelaksanaan program makan bergizi gratis di lapangan.
Melalui penguatan kapasitas dan pemahaman regulasi, SPPG akan berperan memastikan kualitas makanan, distribusi yang tepat sasaran, serta pemenuhan standar gizi yang ditetapkan pemerintah.
Program MBG pada dasarnya tidak hanya berbicara mengenai penyediaan makanan bagi pelajar, tetapi juga menyangkut investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Dengan pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.
Karena itu, sosialisasi regulasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa seluruh pihak di Kabupaten Blora memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan program nasional tersebut.
Melalui koordinasi yang solid, Kabupaten Blora diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang berhasil mengimplementasikan program makan bergizi gratis secara optimal. (@bangsar26/01)
















Leave a Reply