Galaksi-tv

Menyalakan Kesadaran Publik

Dari Ndowan MENUJU BAITULLAH, 42 Jamaah DALAM SATU Perjalanan Imam

NGAWEN, GALAKSI TV.COM Sore di Dukuh Ndowan, Desa Sambongrejo, Kecamatan Ngawen, Blora, terasa berbeda. Pelukan keluarga menguat, doa-doa mengalir, dan mata yang berkaca-kaca mengiringi langkah puluhan calon jamaah umroh menuju perjalanan yang selama ini mereka rindukan: menjadi tamu Allah di Tanah Suci.

Para Calon Jamaah Umroh PT Arminareka mendapat pembekalan dari petugas biro sebelum pemberanagkatan

Sebanyak 40 calon jamaah umroh PT Arminareka dari Blora diberangkatkan sore tadi, (Rabu 2/9) dari Dukuh Ndowan, Sambongrejo, Kec. Ngawen, Blora. Mereka menjadi bagian dari rombongan yang secara keseluruhan berjumlah 42 jamaah, berasal dari Blora, Tegal, dan Jakarta.

Perjalanan ini kembali didampingi Suparmi, atau yang akrab disapa Bu Dhon, Tour Leader PT Arminareka Cabang Grobogan untuk wilayah Blora.

Bagi Bu Dhon, perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar mengantar jamaah berpindah dari satu kota ke kota lain, lalu terbang menuju Arab Saudi. Ada tanggung jawab, pelayanan, kesabaran, dan keikhlasan untuk memastikan setiap jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Sebelum keberangkatan, jamaah dan keluarga mengikuti prosesi pelepasan. Sambutan pengantar disampaikan Tour Leader, dilanjutkan tausiah serta pembekalan dari pembimbing umroh di masjid Ndowan, Sambongrejo.

Pesannya sederhana tetapi mendalam: perjalanan umroh bukan semata perjalanan fisik ribuan kilometer, melainkan perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Suasana haru semakin terasa ketika waktu keberangkatan tiba.

Senyum ceria dua calon jamaah saat dilepas sanak keluarga untuk menuju Baitullah-Mekah

Satu bus membawa para calon jamaah menuju Jakarta. Namun perjalanan mereka tidak sendiri. Lima bus pengantar ikut mengiringi hingga Jakarta, menjadi gambaran kuatnya dukungan keluarga, kerabat, dan masyarakat kepada mereka yang hendak memenuhi panggilan Baitullah.

Ada tangan yang melambai dari balik jendela.

Ada doa yang terus terucap.

Ada pula air mata yang jatuh ketika kendaraan perlahan meninggalkan Ndowan.

Hari ini, sebuah kampung di Blora mengantarkan puluhan warganya menuju perjalanan spiritual terbesar dalam hidup mereka.

Mereka berangkat membawa koper dan perlengkapan ibadah. Namun jauh lebih besar dari itu, mereka membawa doa keluarga, harapan, kerinduan, serta niat untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik.

Dari Ndowan, Sambongrejo, langkah itu dimulai.

Dari Blora, doa-doa diterbangkan.

Dan di ujung perjalanan, Baitullah menanti para tamu-Nya.

Teriring doa, semoga seluruh jamaah diberi kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan membawa umroh yang makbul dan perubahan hidup yang lebih bermakna. (@mton/01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *