Galaksi-tv

Menyalakan Kesadaran Publik

REGENERASI Bergerak, PKB Blora BIDIK 13 Kursi

BLORA, GALAKSI TV.COM : Dewan Pimpinan Cabang PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Blora mulai membangun fondasi politik jangka panjang dengan menggabungkan regenerasi kader muda, penguatan peran ulama, dan konsolidasi struktur hingga tingkat kecamatan.

Melalui taaruf DPC PKB masa khidmat 2026–2031 dan UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan) calon Ketua DPAC, partai ini tidak hanya mengejar tambahan kursi DPRD, tetapi juga menyiapkan mesin politik baru yang lebih muda, terstruktur, dan terkoneksi dengan basis pesantren serta masyarakat.

Taaruf DPC dan UKK Ketua DPAC PKB Blora di Pondok Mambaul Huda Talokwohmojo, Ngawen Blora

Agenda yang digelar di Pondok Pesantren Darul Mustofa, Desa Talokwohmojo Ngawen Blora, Kamis (3/9/2026), menjadi titik awal konsolidasi besar PKB Blora. Target politik yang dibangun cukup tinggi: dari peningkatan representasi di DPRD Blora hingga keyakinan mampu menembus 13 kursi.

Forum tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi titik awal konsolidasi antara struktur partai, ulama, pengasuh pondok pesantren, serta kader generasi muda di tingkat kecamatan.

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Blora KH Labib Muhammad Nur Faizin mengatakan, komposisi kepengurusan periode ini memberikan ruang yang lebih besar terhadap peran Dewan Syuro. Salah satu instrumen yang disiapkan adalah pembentukan Massula atau Majelis Ulama dan Masyarakat.

Menurutnya, penguatan hubungan dengan ulama dan pesantren menjadi salah satu modal strategis PKB untuk memperbesar dukungan politik di Blora.

Kepengurusan kali ini memberi porsi lebih besar kepada Dewan Syuro. Dengan dibentuknya Massula, ke depan kami akan bersinergi lebih kuat dengan para pengasuh pondok pesantren,” kata KH Labib.

Ia menyebut target awal PKB Blora adalah meningkatkan representasi menjadi 12 kursi DPRD. Namun, dirinya bahkan meyakini penambahan kursi dapat melampaui target tersebut.

“Kalau targetnya 12 kursi, saya justru berkeyakinan PKB mampu menambah dua kursi sehingga menjadi 13. Syaratnya, struktur bergerak dan kekuatan pesantren serta masyarakat berjalan bersama,” tegasnya.

Dapil II Jadi Sasaran Penguatan

Sekretaris DPC PKB Blora H. Mustopa menjelaskan, taaruf dilaksanakan setelah kepengurusan baru menerima Surat Keputusan dari DPP PKB.

Agenda tersebut menjadi sarana untuk mempertemukan seluruh jajaran pengurus sekaligus menyatukan orientasi politik organisasi.

Taaruf bukan sekadar saling mengenal. Yang lebih penting adalah saling menguatkan dan menyatukan misi untuk membesarkan PKB di Kabupaten Blora,” ujar Mustopa.

Menurut  H. Mustopa, salah satu sasaran utama kepengurusan baru adalah meningkatkan jumlah kursi PKB di DPRD Kabupaten Blora.

KH. Labib Nurfaizi

Hasil konsolidasi sementara mengarahkan perhatian khusus kepada Daerah Pemilihan Blora II, kawasan Randublatung dan sekitarnya, sebagai wilayah yang dinilai memiliki peluang untuk menambah representasi PKB.

“Target kami jelas, kursi PKB harus bertambah. Konsentrasi penambahan salah satunya diarahkan ke Dapil II Randublatung,” katanya.

Mustopa juga menyinggung kebijakan DPP PKB yang mendorong regenerasi kepengurusan, termasuk ketentuan calon Ketua DPAC berusia di bawah 35 tahun.

Menurut dia, kebijakan tersebut harus dijalankan sebagai bagian dari regenerasi struktural partai.

Tidak ada persoalan karena itu merupakan ketentuan organisasi yang harus dilaksanakan. Yang diperlukan sekarang adalah kerja sama antara pengurus DPAC lama dan kepengurusan baru agar proses regenerasi tidak memutus pengalaman organisasi,” jelasnya.

Siapkan Calon Ketua Muda

Pengurus DPW PKB Jawa Tengah H. Abdullah Aminudin mengatakan kegiatan di Ngawen merupakan kolaborasi antara DPC PKB Blora dan DPW PKB Jawa Tengah.

Agenda pertama adalah taaruf jajaran DPC PKB Blora masa khidmat 2026–2031, sementara agenda kedua adalah UKK bagi calon Ketua DPAC PKB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Blora.

Hari ini ada dua agenda penting. Pertama, taaruf kepengurusan DPC PKB Blora yang baru untuk masa khidmat 2026–2031. Kedua, UKK calon Ketua DPAC PKB se-Kabupaten Blora,” kata Aminudin.

Ia menegaskan terdapat karakter khusus dalam proses regenerasi struktur PKB kali ini. Calon Ketua DPAC diarahkan berasal dari generasi muda dengan usia di bawah 35 tahun.

Ketentuan tersebut, lanjut Aminudin, telah dapat dipenuhi di seluruh 16 kecamatan di Kabupaten Blora.

Syarat khusus calon Ketua DPAC adalah berusia di bawah 35 tahun, dan kebutuhan tersebut sudah terpenuhi di 16 kecamatan. Ini menunjukkan regenerasi kader PKB di Blora berjalan,” ujarnya.

Menurut Aminudin, regenerasi bukan sebatas mengganti usia kepengurusan, tetapi harus menghasilkan struktur yang memiliki kapasitas politik, kemampuan mengorganisasi masyarakat, serta mampu memperluas basis dukungan PKB.

Taaruf dan UKK tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya konsolidasi struktur PKB Blora periode 2026–2031. Dengan kombinasi regenerasi kader muda, penguatan peran Dewan Syuro dan jaringan pesantren, PKB mulai menyiapkan fondasi untuk mengejar target penambahan kursi DPRD Kabupaten Blora pada pemilu mendatang. (@maston/01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *