SPMB Blora Tembus 25.331 Pendaftar
BLORA , GALAKSI TV.COM : Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kabupaten Blora Tahun Ajaran 2026/2027 mencatat 25.331 pendaftar pada jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP.
Tingginya angka tersebut menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah daerah untuk memastikan daya tampung, mutu sekolah, dan pemerataan layanan pendidikan benar-benar berjalan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, mengatakan jumlah pendaftar terdiri atas 6.497 anak pada jenjang TK/PAUD, 9.110 calon murid SD, dan 9.724 calon murid SMP.
“Dari 25.331 pendaftar dalam SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Blora, meliputi 6.497 pendaftar jenjang TK/PAUD, 9.110 pendaftar SD, dan 9.724 pendaftar SMP,” kata Sunaryo di Blora, Senin (6/7/2026).
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Blora, jalur domisili menjadi pilihan paling dominan. Pada jenjang SMP, sebanyak 5.662 calon murid mendaftar melalui jalur domisili, 2.509 melalui jalur prestasi, 1.342 jalur afirmasi, dan 65 jalur mutasi.
Sementara pada jenjang SD, dari 9.110 pendaftar, sebanyak 8.689 calon murid memilih jalur domisili, 112 jalur afirmasi, 20 jalur mutasi, dan empat pendaftar melalui kategori PAUD.
Sunaryo menilai dominasi jalur domisili menunjukkan sekolah terdekat masih menjadi pilihan utama masyarakat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses sekaligus mendorong pemerataan kualitas antarsekolah.
“Melalui jalur domisili, anak-anak memiliki kesempatan lebih besar untuk mengakses layanan pendidikan yang dekat dengan tempat tinggalnya. Ini sejalan dengan upaya pemerataan pendidikan yang terus kami dorong,” ujarnya.
Namun, tingginya jumlah pendaftar tidak boleh berhenti sebagai capaian statistik. Pemerintah daerah tetap dituntut memastikan distribusi murid tidak terkonsentrasi pada sekolah tertentu, sementara sekolah lain kekurangan peserta didik.
Selain itu, transparansi seleksi, validitas dokumen domisili, ketersediaan ruang kelas, dan kualitas tenaga pendidik menjadi faktor penting agar SPMB tidak memunculkan ketimpangan baru.
“Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen memastikan seluruh tahapan SPMB berlangsung secara transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan, sehingga setiap calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas,” kata Sunaryo.
Dinas Pendidikan Blora mengimbau masyarakat terus memantau informasi resmi mengenai tahapan dan hasil seleksi, serta memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sesuai jadwal.
SPMB tahun ini menjadi tolok ukur penting bagi Blora. Bukan hanya tentang berapa banyak murid yang mendaftar, tetapi seberapa jauh sistem pendidikan mampu menghadirkan sekolah yang dekat, layak, dan berkualitas bagi seluruh anak. (@maston/01)













Leave a Reply