Silaturahim dan Buka Puasa Bersama PWNU–DPW PKB Jateng

SEMARANG, GALAKSI-TV.COM : Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa di Jawa Tengah.
Hal itu terlihat dalam kegiatan Silaturahim dan Buka Puasa Bersama antara PWNU Jawa Tengah dan DPW PKB Jawa Tengah yang digelar pada Ahad, 25 Ramadhan 1447 H atau 15 Maret 2026 di Kediaman Ketua PWNU Jateng Tambakharjo Semarang Barat.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri para kiai, pengurus PWNU, pengurus DPW PKB Jateng, Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng serta sejumlah tokoh Nahdliyin di Jawa Tengah.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pengawalan terhadap berbagai kebijakan publik, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, dua sektor ini sangat menentukan kualitas kehidupan masyarakat.
“Pengawalan kebijakan pendidikan dan kesehatan di Jawa Tengah harus benar-benar dilakukan dengan baik. Warga Jawa Tengah, khususnya Nahdliyin, sangat membutuhkan kebijakan yang berpihak dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Kebijakan Pro Rakyat

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah menyoroti tantangan geopolitik yang saat ini mempengaruhi berbagai kebijakan di tingkat nasional maupun daerah. Dalam situasi tersebut, ia menegaskan komitmen PKB untuk tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
“Di tengah berbagai tantangan geopolitik dan dinamika global, PKB tetap berkomitmen menjadi pengawal kebijakan pro rakyat, baik di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, maupun sektor lainnya,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara PKB dan Nahdlatul Ulama merupakan kekuatan moral dan sosial yang penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sedang Ketua Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, memberikan penegasan bahwa PKB sejak awal berdiri memang memiliki kedekatan historis dan ideologis dengan Nahdlatul Ulama.
Menurut pengasuh Ponpes Al Itqon Bugen Tlogosari Semarang ini, PKB selalu berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan konstituennya khusunya Nahdliyin di berbagai level kebijakan.

“PKB selalu menjadi yang pertama dalam memperjuangkan kepentingan Nahdliyin. Karena itu PKB harus selalu siap, 24 jam, ketika ditimbali oleh Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.
Kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi moral dan kebangsaan antara ulama dan umara dalam mengawal kepentingan masyarakat luas, khususnya warga Nahdliyin di Jawa Tengah.
Suasana kebersamaan dalam acara tersebut juga mencerminkan semangat Ramadhan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan komitmen bersama untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rajyat. (Irfan Rosyadi/01)












Leave a Reply