SURAKARTA, GALAKSI TV.COM — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menegaskan kebangkitan koperasi tidak dapat hanya mengandalkan intervensi pemerintah. Kolaborasi dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan seluruh gerakan koperasi diperlukan untuk membangun kekuatan ekonomi rakyat yang mandiri dan berkelanjutan.
“Pemerintah sedang berupaya menghidupkan koperasi. Mari kita sengkuyung bersama-sama. Koperasi tidak bisa berkembang tanpa dukungan semua pihak,” kata Sumarno seusai melepas peserta Runwalk UMKM di kawasan Stadion Manahan, Surakarta, Minggu, 12 Juli 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Koperasi Ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta dari 35 kabupaten dan kota. Mereka berasal dari dinas koperasi dan UKM, koperasi swasta, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurut Sumarno, peringatan Hari Koperasi harus menjadi titik awal konsolidasi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kelembagaan, profesionalisme, dan daya saing koperasi.
“Mudah-mudahan peringatan ke-79 ini menjadi momentum awal untuk bersama-sama membangun koperasi yang kuat dan benar-benar mampu menyejahterakan anggotanya,” ujarnya didampingi Wali Kota Surakarta Respati Ardianto.
Bertransformasi
Para peserta Runwalk UMKM menempuh rute sepanjang 2,7 kilometer mengelilingi kawasan Stadion Manahan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga membawa pesan penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Desi Arijani mengatakan Runwalk UMKM menjadi penutup rangkaian Hari Koperasi Ke-79 tingkat provinsi.
Rangkaian kegiatan sebelumnya meliputi pameran produk koperasi dan UMKM, sarasehan, tirakatan, serta gelar budaya yang melibatkan gerakan koperasi dari berbagai daerah.
Desi berharap sinergi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat terus diperkuat agar koperasi mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi pemerintah dan gerakan koperasi harus terus terjalin untuk mewujudkan perekonomian Jawa Tengah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” katanya. (@gus/01)















Leave a Reply